Rabu, 03 September 2008

Musik Pagi Pagi

Pagi-pagi sudah teramat berisik sekali
musik mengalun tak henti-henti
dari kamar sebelah selang satu dari kiri
lagu dangdut dengan valume yang sangat tinggi
tetangga berfikir 'ada hajatan kali'

Ingin menegur karena kesal di hati
di coba sabar namun musik mengganggu sekali
telingapun tak bisa di ajak kompromi
karena volume musik semakin bertambah tinggi
akhirnya ku tinggal pergi

Senin, 04 Agustus 2008

Kekasih Yang Tak Dianggap

Aku mentari tapi tak menghangatkanmu
Aku pelangi tak memberi warna di hidupmu
Aku sang bulan tak menerangi malammu
Akulah bintang yang hilang ditelan kegelapan
Selalu itu yang kau ucapkan padaku

[Reff:]

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
menahan setiap amarah

Aku sang bulan tak menerangi malammu
Aku lah bintang yang hilang ditelan kegelapan

[ke Reff:]

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah

Selasa, 10 Juni 2008

Aku mencintainya

Kepalaku hampir pecah ku kira
sama sekali tak mengerti pola pikirnya
yang ku bisa semua untuknya
yang kulakukan semua demi dia
tapi masih ada saja yang tidak pas menurutnya

banyak perbuatanku yang dianggap salah menurutnya
padahal kulakukan agar tidak merepotkan dirinya
pun menambah beban pikirannya
tapi semuanya sia-sia
hanya membuat dia semakin marah saja

tak menghargai hubungan kita
tak menghargai perasaaannya
hanya egois semata
dan banyak lagi yang dituduhkannya
bahkan lebih sering dipojokkannya

Aku sangat mencintainya
namun aku bingung harus bagaimana
bisakah aku mengikut pola pikirnya
bial selalu negatif yang ada

Selasa, 13 Mei 2008

Sabar

Apakah artinya kesabaran? teramat banyak sabar yang telah dikorbankan, namun sedikitpun hasilnya tak ada yang meyakinkan. Adakah batasan untuk seseorang mempunyai sifat sabar? mungkin kesabaran begitu luasnya sehingga apapun yang dialami dapat dihadapai dengan sabar. Tapi bagaimana jika ternyata karena seringnya bersabar, menjadi sebuah tuntutan atau bahkan lebih parahnya menjadi kebiasaan sehingga memang harus bersabar?

Kejenuhan terkadang juga menghampiri kesabaran. Jenuh untuk sabar bukan berarti tidak mempunyai sifat untuk sabar lagi. Hanya saja mengapa tidak ada perubahan selama kesabaran itu telah diberikan, bahkan bertambah parah karena mungkin telah terbiasa dimaafkan dan dihadapi dengan sabar. Kapan datangnya kesadaran? Kala sabar itu hilang. Itu hanya pekerjaan yang sia-sia. Kesabaran yang sia-sia dan hasil yang terlambat.

Keegoisan memang harus dihadapai dengan kesadaran, tapi itu hanya cara menghadapinya, bukan untuk menurunkannya. Orang yang berkorban dengan kesabaranpun memiliki ego dan emosi yang terkadang berjibaku di dalam hati karena tak mempunyai ruang untuk keluar. Terhimpit oleh kesabaran yang tak berkesudahan.

Maaf

Maaf selalu terucap saat terakhir
Kala semuanya telah berakhir
Tak berguna karena tanpa panjang pikir
Hanya membuat hati semakin kikir

Marah

Marah yang memuncak sampai ubun-ubun
Bagai makanan yang membuat perut tambun
Tak bisa keluar sampai matapun rabun
Menahan air mata yang akhirnya turun

Sabtu, 26 April 2008

Laper...

Di luar panasnya minta ampun
Membuat kepala sakit sampai ubun-ubun
Malas keluar tapi perut lapar membumbung
Menunggu teman yang janji bawa makanan sekarung