Selasa, 10 Juni 2008

Aku mencintainya

Kepalaku hampir pecah ku kira
sama sekali tak mengerti pola pikirnya
yang ku bisa semua untuknya
yang kulakukan semua demi dia
tapi masih ada saja yang tidak pas menurutnya

banyak perbuatanku yang dianggap salah menurutnya
padahal kulakukan agar tidak merepotkan dirinya
pun menambah beban pikirannya
tapi semuanya sia-sia
hanya membuat dia semakin marah saja

tak menghargai hubungan kita
tak menghargai perasaaannya
hanya egois semata
dan banyak lagi yang dituduhkannya
bahkan lebih sering dipojokkannya

Aku sangat mencintainya
namun aku bingung harus bagaimana
bisakah aku mengikut pola pikirnya
bial selalu negatif yang ada